Cara berpikir beliau jika ditelaah dari pemikirannya, ia termasuk dalam kelompok neo-modernisme. Pemikirannya dapat dipetakan dalam konstruksi kesatuan gagasan tentang keislaman, keindonesiaan, dan kemodernan. Corak pemikirannya adalah dialektika antara nilai universal dari sebuah ajaran Islam dengan nilai-nilai asli budaya Indonesia dan nilai-nilai kemodernan.
Pemikirannya diwilayah ini dilatarbelakangi oleh keinginnya memperlihatkan bahwa Islam tidak hanya bertentangan dengan isu-isu modernitas, tetapi juga memandang nilai-nilai yang mendukung modernisasi itu sendiri.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar